RUMAH KELUARGA MARGA TJHIA

Latar Belakang Sejarah

Foto gerbang pintu masuk dari depan rumah marga tjhia
Gerbang pintu masuk Rumah Thjia
Rumah Marga Tjhia adalah Perumahan keluarga yang dihuni oleh keturunan langsung Xie Shou Shi (Tjhia Siu Si) Bangunan ini berdiri pada tahun antara 1901-1902, berarti umur sekarang bangunan ini 116+ tahun. Menurut informasi yang admin dapat area atau lokasi rumah ini adalah tanah hibah dari Kolonial Belanda, karena pada awalnya Xie merupakan seorang pendatang dari luar (Fujian - Tiongkok) yang mengarungi lautan bersama teman-teman sekampungnya untuk mengubah nasib. Dalam perjalanannya Xie dkk pernah singgah di semananjung Malay (sekarang Malaysia) tapi pada saat itu ada konflik/kerusuhan antara orang pribumi setempat, dan mereka (Xie dkk) pergi dengan sebuah kapal kecil atau perahu untuk mencari tempat yang bisa mereka tinggali dan beristirahat. Beberapa tempat mereka telah datangi dan hingga akhirnya Xie memutuskan untuk tinggal di San Keu Jong (singkawang). Xie merupakan orang dengan typikal pekerja keras bayangkan saja pada waktu itu Xie dkk menggarap lahan hutan belantara, mereka membuat lahan tsb menjadi sebuah kebun-kebun seperti kebun kelapa, palawija, dan buah-buahan yang menurutnya bernilai ekonomis. Berselang beberapa lama Xie mendapat pengakuan dari Kolonial Belanda dan mulai dapat tawaran menggarap lahan lainnya, dan mulai sukses membangun armada yang mengangkut hasil bumi antara lain emas, pertanian dan perkebunan menuju Singapura sebagai Komoditi Ekspor. Setelah itu nama Singkawang (San Keu Jong) mulai didengar dan dilirik oleh para pengunjung lainnya untuk berdagang dan bertransaksi karena perekonomian yang pesat dikala itu. Nah setelah itu nama Xie Shou Shi mulai terkenal dan diperbincangkan oleh banyak khalayak orang seperti masyarakat, pengunjung (pelancong), dan bahkan pejabat setempat. Tidak lama kemudian Xie mendapatkan tanah hibah dan Xie pun mulai membangun sebuah rumah atau penginipan untuk ditempatinya didekat pesisir sungai. Tak tanggung-tanggung Xie mendatangkan arsitek langsung dari Tiongkok untuk mendesign interior ala timur-barat dan bangunan itu pada masanya bangunan yang besar dan mewah baknya kastil-kastil kerajaan. Bayangkan saja untuk ukuran lokasinya lebih dari 5000m2 dan luas bangunan tsb 2000+ m2 bukan tanpa alasan Xie membuat rumah tsb sebesar itu, karena banyak yang sering berkunjung ditempatnya seperti para kapal bongkar muat barang dll.
Gambar Xie Shou Shi ( Tjhia Siu Si )
Gambar Xie Shou Shi/Tjhia Siu Si
Gambar Xie Shou Shi/Tjhia Siu Si terletak diruangan utama
Gambar Xie Shou Shi/Tjhia Siu Si diruangan utama

Deskripsi Singkat Tata Letak Ruang dan Bangunan

Bangunan Rumah Marga Tjhia mengadopsi gaya ala timur dan barat, bahan bangunan rumah ini sebagian besar menggunakan kayu ulin (belian) wajar saja jika bangunannya kokoh dan tegap berdiri. Bangunan rumah ini memiliki 2(dua) ruangan besar yang terdapat dibagian depan dan dibagian belakang, disetiap ruangan itu terdapat ukiran, ornamen, dan juga kaligrafi emas masing-masing di ambang pintu. Dan terdapat juga lahan kosong atau aula utama ditengah-tengah halaman rumah tsb seperti arsitektur bangunan rumah tradisional China - Si He Yuan yang dalam artinya "halaman yang dikelilingi bangunan di keempat sisinya ". Biar lebih jelas lihat gambar dibawah ini;
gambar halaman/aula tengah bangunan rumah tjhia
Halaman tengah bangunan rumah 
"halaman yang dikelilingi bangunan di keempat sisinya "
gambar halaman/aula belakang bangunan rumah tjhia
Halaman belakang rumah
Ditingkat lantai 2(dua) terdapat tulisan "Bao Shu" yang artinya ???? (tulis dikolom komentar apa artinya, bantu admin y ^_^), ada juga tulisan "Jing Xing" dan "Qing Yun" yang terletak dikanan-kiri ruangan tsb. Terus terdapat juga tulisan dikanan dan dikiri pintu lantai satu(1) "Pei Lan" dan "Yu Zhu", dibagian belakang ruang depan tertulis "Ju ren" dikiri dan dikanan "You Yi".
Ruangan depan tampak dari belakang yang terdapat tulisannya diatas
Ruangan depan tampak dari belakang
Di dalam ruangan depan tersusun satu set meja kursi untuk menyambut tamu ( dulunya meja dan kursi tsb mempunyai corak dan ukiran ala tiongkok kuno ). Dan di pintu masuk terpampang tulisan " Jian Long" berwarna emas ditengah-tengahnya di iringi sepasang ukiran / tatanan kilap gemilau di kedua sisinya. Bangunan Rumah Marga Tjhia ini mempunyai belasan ruangan kamar ( tidak termasuk gudang penyimpanan disetiap sudut barak ) yang tersusun dengan bentuk letter U.
Ruangan Tamu Depan
Ruang tamu ( ruangan depan )
Bangunan Rumah Marga Tjhia merupakan salah satu Cagar Budaya Kota Singkawang dan juga menjadi Rumah Tradisional. Kawasan Tradisional merupakan tujuan Wisata Kota yang cukup ramai dan sering dikunjungi oleh para akademisi yang sedang melakukan riset. Dan tentunya para Wisatawan Asing juga sering berkunjung kesini saat acara menjelang Cap Go Meh.
Gambar Halaman Tengah
Gambar Halaman Tengah 
Gambar Halaman Depan
Gambar Halaman Depan
Plang Tanda Cagar Budaya
Plang Tanda Cagar Budaya
Nah inilah salah satu Cagar Budaya Bangunan dan Kawasan yang terdapat di Kota Singkawang. Jika kamu ingin mengunjungi Rumah Marga Tjhia ini berikut alamatnya [ Jl.Budi Utomo No.36, Kel.Condong, Kec.Singkawang Barat ]. Baca juga Cagar Budaya lainnya di Singkawang History


Mohon maaf jika ada kata atau penulisan yang salah atau sumber yang tidak lengkap, karena kami ingin berbagi info yang mungkin banyak atau belum mengetahui Artikel tersebut. Dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari tahu menjadi mengerti, dari mengerti timbul rasa empati. Sehingga dengan adanya Artikel Sejarah dan Cagar Budaya kita dapat meraih masa depan yang lebih baik, Amin :)

Khususnya kepada generasi muda yang masih awam tentang pentingnya menjaga Cagar Budaya tersebut. Upaya pelestarian Cagar Budaya sejatinya memang menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi jika tidak mendapat dukungan dari masyarakatnya maka menjadi sia-sia.

SHARE dan COMMENT jika Artikel ini bermanfaat bagi kamu, SUBSCRIBE kami dengan cara isi alamat e-mail kamu di kolom bawah Gratis, Trims.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »